Perbandingan 5 Algoritma ML
Kembali
Model Terbaik: Backpropagation
Akurasi: 99.91% | MAE: 0.0009 | RMSE: 0.0296 | R²: 0.9795
Akurasi: 99.91% | MAE: 0.0009 | RMSE: 0.0296 | R²: 0.9795
Grafik Perbandingan Metrik Evaluasi
Tabel Metrik Evaluasi Lengkap
| Ranking | Algoritma | Accuracy | MAE | RMSE | R² Score | Keterangan |
|---|---|---|---|---|---|---|
| Backpropagation TERBAIK |
|
0.0009 | 0.0296 | 0.9795 | Sangat Baik | |
| Logistic Regression |
|
0.0013 | 0.0354 | 0.9782 | Sangat Baik | |
| ANN (MLP) |
|
0.0025 | 0.05 | 0.9922 | Sangat Baik | |
| 4 | RNN/LSTM (Deep MLP) |
|
0.0039 | 0.0622 | 0.9894 | Sangat Baik |
| 5 | K-Means Clustering |
|
0.4915 | 0.7011 | -0.966 |
Unsupervised
Silhouette: 0.2193 |
Confusion Matrix Semua Model
Baris = Label Aktual | Kolom = Prediksi | TN (atas-kiri), FP (atas-kanan), FN (bawah-kiri), TP (bawah-kanan)
Loss Curve Training
ANN (MLP) — Adam
RNN/LSTM (Deep MLP) — Adam
Backpropagation — SGD
Analisis Perbandingan Algoritma
Supervised Learning
- Backpropagation 99.91% — Model terbaik dengan SGD optimizer dan fungsi sigmoid. Konvergensi stabil karena learning rate konstan.
- Logistic Regression 99.88% — Akurasi sangat tinggi dengan komputasi ringan. Cocok untuk interpretasi koefisien fitur.
- ANN (MLP) 99.75% — Jaringan 2 hidden layer dengan Adam optimizer. Lebih fleksibel untuk pola non-linear.
- RNN/LSTM 99.61% — Deep MLP 5 layer sebagai simulasi sequential learning. Arsitektur paling dalam dan kompleks.
Unsupervised Learning
- K-Means 50.85% — Clustering tanpa label. Performanya terbatas karena tidak bisa belajar dari label kelulusan. Silhouette Score 0.22 menunjukkan cluster cukup terpisah secara geometris.
Kesimpulan
Untuk prediksi kelulusan mahasiswa, Backpropagation (SGD) adalah pilihan terbaik dengan akurasi 99.91% dan RMSE terendah (0.0296). Logistic Regression menjadi runner-up yang lebih sederhana dan mudah diinterpretasi. K-Means tidak direkomendasikan untuk prediksi karena bersifat unsupervised.